WISATA DI PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT DAYA, INDONESIA
Kabupaten Aceh Barat Daya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh, Indonesia. Kabupaten ini resmi berdiri setelah disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2002.
Aceh Barat Daya sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan bukanlah merupakan ekses dari reformasi pada tahun 1998 semata. Meskipun perubahan pemerintahan nasional saat itu mempercepat pemekaran tersebut, namun wacana untuk pemekaran itu sendiri sudah berkembang sejak sekitar tahun. 1960-an. (Wikipedia)
WISATA
1. Wisata Alam Pantai Pusong atau Pulau Gosong Sangkalan / Pantai Bali
Tiga kilometer dari Kota Blangpidie Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat Daya,
terdamparlah sebuah pantai yang sangat indah yang menghiasi bibir
daratan di ujung barat pulau Sumatera. Namanya Pantai Pusong Sangkalan,
nama Pusong digunakan karena di Samudera Hindia dengan jarak 1 KM dari
bibir pantai tertadapat “Pusong” (Pulau Gosong).
Sangkalan adalah nama
wilayah kemukiman dimana Pantai itu berada. Selain nama tersebut, pantai
ini dikenal juga dengan nama Pantai Bali. Nama pantai Bali sebenarnya
bukan nama yang resmi, menurut penduduk setempat banyak menyebutkan
karena keindahan pantai tersebut tidak kalahnya dengan keindahan Pantai
di Bali.
Kalau anda mengunjungi pantai ini dipagi hari jam 6.00 sampai dengan jam
10.00 WIB, anda akan berkesempatan melihat nelayan tradisional yang
sedang “Tarek Pukat” (menjaring ikan dengan pukat yang ditarik dari laut
ke darat). Sebuah tontonan yang menarik juga melihat dua kelompok
nelayan yang menarik masing-masing ujung pukat ke daratan. Kelompok
nelayan yang berjumlah 10 sampai 15 orang ini manarik pukat sambil
mengeluarkan suara-suara teriakan kecil dan melantunkan syair-syair yang
sangat indah.
Untuk mencapai pulau tersebut saat ini tidak ada angkutan khusus kesana,
anda bisa menumpang perahu atau menyewa satu perahu motor sekitar Rp
300.000 /hari. (http://www.brothers-g.com/2010/09/pantai-pusong-sangkalan.html)
2. Taman Wisata Pantai Cemara Indah/Pantai Gosong Telaga/Gostel
Pantai Gostel ini dapat ditempuh selama kurang lebih sembilan jam dari kota medan, bisa dengan mengendarai mobil travel, himpak dan masih banyak kendaraan yang melintas menuju Aceh Singkil. Biaya tiket masuk ke pantai cemara indah Rp5.000untuk satu kendaraan sepeda motor dan Rp50.000untuk satu kendaraan mobil, dan juga memiliki tempat parkir gratis sepanjang pantai.
Pantai Gostel ini, mempunyai pasir putih dan pohon cemara yang berderet sepanjang pantai, disini juga tersedia taman rekreasi, yang merupakan salah satu objek wisata rekreasi keluarga. Pantai ini benar-benar indah sesuai dengan namanya.
Sebelumnya pantai ini memiliki jembatan yang melintang sekitar 50 meter dari daratan yang sering digunakan banyak orang sebagai tempat berjualan dan memancing. Namun sekarang jembatan tersebut hangus terbakar dan hanya tinggal tumpukan kayu yang berjejer di sekitar pantai tersebut yang menambah pesona pantai ini.
3. Pantai Ujong Manggeng
Pantai Ujong Manggeng. Foto : Kharil Kasim | Suarakomunikasi.com
kawasan Ujong Manggeng yang terdiri atas Pantai Manggeng yang berpasir
hitam keabu-abuan, Pantai Lhok Pawoh yang berpasir putih dan Kuala
Manggeng yang di sini terdapat Madat sejenis benteng atau tempat
pemantauan kapal peninggalan masa penjajahan Belanda. Selain itu juga
terdapat pantai kerikil Suak Beurumbang, irigasi Krueng Manggeng,
Panorama Krueng Baru dan Batee Lhee di Puncak Gunung Sabi yang
menyajikan pemandangan Manggeng Raya dari ketinggian.
Wilayah Manggeng Raya adalah sebuah
daerah yang terdiri atas dua kecamatan yaitu Kecamatan Manggeng dan
Lembah Sabil yang berada di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Nanggroe
Aceh Darussalam. Letaknya berada di perbatasan dengan Aceh Selatan yang
di pisahkan oleh sebuah sungai besar yaitu Krueng Baru. Kontur daerah
ini terdiri atas pengunungan, dataran rendah dan daerah pesisir pantai.
Daerah pegunungan di Manggeng Raya
merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Lauser, yang kondisinya
masih sangat lebat dan kaya akan keanekaragaman hayati. Hanya sebagian
kecil wilayah pinggiran pegunungan yang bisa dimanfaatkan masyarakat
sekitar untuk lahan perkebunan. Sedangkan wilayah dataran rendahnya
merupakan hamparan persawahan yang luas, yang menjadi mata pencaharian
sebagian besar masyarakatnya untuk bercocok tanam khususnya padi.
Wilayah pesisir Manggeng Raya terdiri atas beberapa pantai yang landai
yang menghadap langsung ke Samudra Hindia dengan beberapa macam tipe,
ada yang berpasir putih, hitam keabu-abuan dan berbatu atau kerikil.
(http://m.suarakomunikasi.com/foto/mengintip-tempat-menarik-di-manggeng-raya/)
4. Wisata Pantai Lhok Pawoh, Pemandian Air Dingin, Twi Lhok
(http://www.panoramio.com/photo/15977834 )
Objek wisata Pantai Lhok Pawoh juga sangat indah, lautannya mengikuti
arah jalan raya. Lautan Pantai Lhok Pawoh juga termasuk bagian dari
Samudera Hindia. Di pantai ini terdapat sebuah pelabuhan kapal ikan, di
sini banyak ditambang kapal-kapal ikan yang besar-besar. Kapal-kapal
ikan itu berlayar sampai ke pulau Simeulu, kadang-kadang juga melewati
Simeulu.
Pantai Lhok Pawoh
Lhok Pawoh merupakan salah satu desa
yang terletak di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi
Aceh. Desa Lhok pawoh sangat jauh dengan Banda Aceh, jaraknya lebih
kurang 500 KM. untuk menempuh ke desa Lhok Pawoh, kita bisa menghabiskan
waktu 12 jam dalam perjalanan jika kita menggunakan mobil. Jika dengan
Ibukota Kabupaten, desa ini hanya berjarak 16 KM dari kota Tapaktuan.
Lhok
Pawoh juga merupakan desa yang mempunyai penduduk yang paling ramai di
Kecamatan Sawang. Desa yang terletak di perbatasan antara Kecamatan
Sawang dengan Kecamatan Samadua. Pekerjaan sehari-hari penduduk desa ini
mayoritasnya PNS, petani dan nelayan.
Desa yang mempunyai panorama
alam yang sangat indah, tempatnya yang strategis, berada di tepi pantai,
dekat sama gunung yang bukitnya tinggi-tinggi, dan juga dihiasi dengan
arena persawahan yang sangat luas yang disampingnya ada irigasi besar
yang mengalir dari puncak gunung yang tinggi. Banyak tempat
wisata yang bisa kita kunjungi di Lhok Pawoh, seperti Air dingin, Twi
Lhok, Krueng Pateh, dan juga Pantai Lhok Pawoh.
Air
Dingin merupakan salah satu wisata yang terletak di desa Lhok Pawoh,
Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan. Obek wisata yang berlokasi
sekitar 15 kilometer dari Kota Tapaktuan ini merupakan salah satu tujuan
wisata utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain mudah
dijangkau karena bertempat di pingiran Jalan Raya Meulaboh - Tapaktuan,
di kawasan ini juga terdapat sejumlah rumah makan dan cafe yang
menyediakan berbagai ragam makanan dan minuman serta mushalla yang
bersih dan terata rapi. Desiran air yang mengalir dari bebatuan dan
sembilir angin yang berhembus di antara pepohonan yang mejulang tinggi
menambah keasrian objek wisata air terjun Air Dingin.
air dingin
Begitu juga dengan objek wisata Twi Lhok, yang tidak kalah indahnya
dengan Air Dingin. Twi Lhok berada tidak jauh dengan Air Dingin,
kira-kira hanya berjarak 700 meter, kita bisa berjalan kaki hanya
menghabiskan waktu 10 menit ke sana jika kita memang berada di Air
Dingin. Twi Lhok juga mempunyai air terjun yang masih alami. Banyak
penduduk di Aceh Selatan yang tidak mengetahui adanya objek wisata di
sini. Mungkin dikarenakan tempat ini terletak agak jauh dari jalan raya.
Objek wisata ini mempunyai kolam renang yang alami yang bukan dibuat
oleh tangan manusia, yang dihiasi dengan pohon-pohon dan
bebatuan-bebatuan besar dan juga dihiasi dengan air terjun yang
bertingkat-tingkat.
Twi lhok
(http://theteacherhandsome.blogspot.com/2011/04/pesona-dari-lhok-pawoh.html)
5. Wisata Pantai
Jilbab
Mendengar nama unik sebuah pantai yang berada Di dekat Blangpidie,
tepatnya di Desa Palak Kerambil, Kab Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh,
yaitu Pantai Jilbab,
terlintas dalam pikiran saya adalah sebuah pantai yang terlihat seperti
orang berjilbab, mungkin sebagian orang juga mengira seperti itu. Namun
pantai tersebut tidak menyerupai orang berjilbab walaupun dilihat dari
udara (http://www.apktnt.com/thread-ada-pantai-dengan-nama-yang-unik-di-aceh-pantai-jilbab)
7. Wisata Pantai Kuala Parek
Lokasi dan Transportasi
Pantai Kuala Parek, tempatnya memang sedikit jauh dari pusat kota Langsa, mungkin mencapai sekitar 27 kilometer jaraknya jika anda berangkat dari pusat kota, Pantai Kuala Parek ini lokasinya berada di wilayah kecamatan Sungai Raya, Kota Langsa, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Namun jika dari ibukota kecamatan Sungai Raya tersebut, yaitu Desa Kuala Parek, jarak untuk menuju ke Pantai Kuala Parek ini hanya 7 kilometer saja.
Jika anda berangkat dari kota Langsa, untuk menuju ke Kecamatan Sungai Raya tersebut anda bisa menggunakan kendaraan umum berupa minibus ADT jumbo dan minibus L-300 dari terminal Langsa, mungkin biaya yang di kenakan paling mahal hanya sekitar Rp 10.000*) sampai Rp 15.000*) per orangnya.
Nah begitu sampai di Desa Kuala Parek, anda bisa menggunakan angkutan umum berupa Labi-Labi atau istilah lainnya adalah sudak. Anda juga bisa menggunakan becak bermesin atau yang di kenal dengan sebutan Bentor untuk menuju ke pinggir dermaga.
Bagi anda yang belum tahu, Labi-Labi adalah salah satu kendaraan umum yang mirip seperti mobil pick up atau mobil dengan bak terbuka, dan telah dimodifikasi dengan ditambahi penutup atau atap di bagian belakang nya yang terbuka.
Untuk Masalah Ongkosnya, Tarif dari labi-labi tersebut sudah di tetapkan sama di tiap tempatnya, kurang lebih sekitar Rp 2.000*) untuk kaum pelajar, dan Rp 4.000*) untuk penumpang umum.
Namun, berbeda penentuan tarif kendaraan Bentor, jika anda menggunakan angkutan yang satu ini, tarifnya di tentukan dari nego antara anda dan supir Bentor itu sendiri, tentu saja harus sesuai juga dengan jarak tempuh yang akan anda lalui, jadi pintar pintar lah menawar harga yang menurut anda sesuai dengan jarak yang anda tempuh.
Setelah anda sampai di dermaga, anda bisa menggunakan jasa Boat, ataupun perahu yang bermesin untuk sampai di Pantai Kuala Parek tersebut, karena Pantai tersebut berada di sebuah pulau kecil yang tidak begitu jauh dari dermaga Desa Kuala Parek, tapi lumayan jauh jika anda ingin menyebranginya sambil berenang. Tarif Boat itu juga bisa anda tawar, biasanya harga yang di ajukan oleh kenek nya adalah Rp 20.000*) per orangnya, jadi coba saja anda tawar lebih dulu.
( http://www.pasirpantai.com/sumatera/aceh/pantai-kuala-parek-langsa-aceh/)
8. Wisata Pantai Lama Muda
dan Pantai Lama Tuha
9.Irigasi Krueng Baru Lembah Sabil Manggeng
sejumlah objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ramai dikunjungi masyarakat untuk mengisi hari libur. Adapun lokasi yang dikunjungi seperti Krueng Baru di Kecamatan Lembah Sabil, Pantai Ujong Manggeng, irigasi di Kecamatan Manggeng, Krueng Beukah, irigasi Mata Ie di Kecamatan Blangpidie, Pantai Ujong Serangga, Pantai Jilbab di Kecamatan Susoh serta sejumlah objek wisata lain.
sejumlah objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ramai dikunjungi masyarakat untuk mengisi hari libur. Adapun lokasi yang dikunjungi seperti Krueng Baru di Kecamatan Lembah Sabil, Pantai Ujong Manggeng, irigasi di Kecamatan Manggeng, Krueng Beukah, irigasi Mata Ie di Kecamatan Blangpidie, Pantai Ujong Serangga, Pantai Jilbab di Kecamatan Susoh serta sejumlah objek wisata lain.
(http://medanbisnisdaily.com/news/read/2013/10/18/56961/objek_wisata_di_abdya_ramai/#.VAZ_tFftyKE)
10. Air terjun Kuala Batee Bahbah Rot.
11. Marga Satwa Leuser (Pucuk Kila)





















Pengen berkunjung ke sana..Semoga segera terwujud, sekalian jenguk mertua ...Cantik 2 banget fotonya mbak Intan.. Salam dr Orang Jogja..
BalasHapus